PADANG, haisumbar.com/ — Untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan tepat sasaran, BPBD Sumatera Barat memperkuat proses asesmen dengan melibatkan kalangan akademisi. Sebanyak lima profesor dari berbagai perguruan tinggi dilibatkan dalam Tim Kajian Kebutuhan Pascabencana.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengatakan keterlibatan akademisi bertujuan menjaga objektivitas dan kualitas data.

“Dalam tim ini ada lima profesor yang membantu kami, agar asesmen berjalan berbasis keilmuan dan mencerminkan kondisi riil di lapangan,” ujarnya ditemui di Posko Penanganan Bencana Sumbar Selasa (16/12/2025).

Ilham menjelaskan, pendataan kini tengah dilakukan pada lima sektor utama, yakni permukiman, infrastruktur, sosial, ekonomi, dan lintas sektor. Masing-masing sektor dikerjakan sesuai kewenangan instansi terkait, dengan BPBD berperan sebagai koordinator.

Ilham menegaskan, asesmen yang kuat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kita tidak ingin keputusan besar diambil berdasarkan asumsi. Semua harus berbasis data yang sahih,” katanya.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *