Wagub Vasko Dampingi Menteri PU Tinjau Kerusakan Infrastruktur: Usulan Pemulihan Sumbar Tembus Rp13 Triliun.
AGAM,haisumbar.com/— Upaya pemulihan pascabencana ekologis yang menghantam Sumbar memasuki fase krusial. Senin (8/12/2025), Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, mendampingi Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo, meninjau langsung sejumlah titik infrastruktur yang mengalami kerusakan paling parah.
Kehadiran pemerintah pusat di lapangan memberi sinyal kuat bahwa pemulihan Sumbar akan dikebut, terutama setelah usulan anggaran pemulihan yang diajukan ke Presiden mencapai sekitar Rp13 triliun.
Peninjauan dimulai dari ruas jalan Malalak di Kabupaten Agam. Di lokasi ini, jembatan penghubung putus total akibat derasnya arus banjir yang menghantam kawasan tersebut.
Selanjutnya, rombongan bergerak meninjau kerusakan di Kawasan Lembah Anai, ikon transportasi Sumbar yang beberapa pekan terakhir lumpuh akibat banjir bandang dan material longsor. Agenda peninjauan ditutup di Nagari Sumpur, Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, tempat ruas jalan amblas sepanjang puluhan meter.
Di titik Malalak, Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menyiapkan dua opsi penanganan jembatan. Opsi pertama adalah pembangunan jembatan permanen dengan estimasi pengerjaan delapan bulan hingga satu tahun.
Opsi kedua adalah pemasangan jembatan bailey guna membuka akses cepat bagi masyarakat. Menurut Dody, pilihan tetap berada di tangan pemerintah daerah sesuai kebutuhan di lapangan.
“Arahan bapak Presiden sudah jelas, keselamatan dan kelancaran akses warga harus menjadi prioritas utama,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo
Untuk Lembah Anai, Dody menyampaikan bahwa perbaikan jalan memasuki tahap uji coba untuk kendaraan roda dua. Jika kondisi cuaca mendukung, jalur itu ditargetkan sudah bisa dilewati kendaraan roda empat.
“Insyallah kalau tidak ada kendala sekitar tanggal 15–16 Desember nanti jalan ini sudah bisa dilalui mobil,” ucapnya.