Selain data korban meninggal, terdapat 94 orang yang hingga kini belum ditemukan atau masih dinyatakan hilang, terdiri dari 48 laki-laki dan 46 perempuan. Sementara korban selamat yang masih menjalani perawatan medis berjumlah 20 orang, sebagian besar dirawat di RSUD Agam.

AKBP dr. Faizal menjelaskan bahwa sejumlah korban membutuhkan identifikasi melalui metode DNA karena kondisi jenazah yang tidak utuh akibat kuatnya arus saat bencana terjadi. 

“Kami menghadapi kondisi jenazah yang banyak mengalami kerusakan. Karena itu, proses pencocokan DNA masih berlangsung dan membutuhkan waktu. Namun kami berkomitmen agar seluruh korban dapat kembali kepada keluarganya dengan layak dan terhormat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak termasuk BPBD, Basarnas, PMI, Dinkes, TNI-Polri, dan relawan. “Kami mohon doa seluruh masyarakat Sumatera Barat agar seluruh proses berjalan lancar. DVI Polda Sumbar akan terus memberikan pembaruan resmi setiap hari,” tutup AKBP dr. Faisal. (*).

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *