Skip to content
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Hai Sumbar

Suara Dari Ranah

Hai Sumbar

Suara Dari Ranah

  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Nasional
  • Metropolis
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Nasional
  • Metropolis
Close

Search

EkonomiMetropolisNasional

Pengamat: Kendala Distribusi BBM di Sumbar Bukan Stok Tapi Akses yang Terisolir

By
December 3, 2025 2 Min Read
0

PADANG,haisumbar.com/ — Ancaman krisis bahan bakar di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Sumatra Barat, menjadi sorotan serius para ahli energi.

Pengamat Energi Sumbar, sekaligus Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Universitas Andalas, Dr. Eng. Muhammad Makky menilai stok BBM di Depo Pertamina Bungus Kota Padang masih dalam kondisi mencukupi.

“Yang terkendala itu mengantarkan stok dari Bungus ke daerah-daerah yang terisolir, bukan pada ketersediaan BBM-nya,” ujarnya Rabu (3/12/2025).

Menurut Makky, Pertamina sebenarnya memiliki pengalaman panjang menangani distribusi BBM di kawasan sulit, termasuk di Papua dan daerah-daerah kepulauan terpencil. Salah satu strategi yang bisa segera diterapkan adalah bekerja sama dengan swasta maupun masyarakat lokal untuk mengatasi hambatan akses darat.

“Untuk menyeberangkan BBM ke wilayah terisolir, masyarakat bisa dilibatkan dan diberikan insentif. Ini bukan hal baru bagi Pertamina,” ujarnya.

Terkait estimasi durasi pemulihan sektor energi, Makky menilai hal itu sangat bergantung pada kecepatan perbaikan infrastruktur jalan.

“Daerah yang punya rute alternatif masih bisa ditangani dengan strategi Pertamina. Tapi lokasi yang semua aksesnya putus total akan jauh lebih sulit,” katanya.

Ia pun mendorong langkah cepat dan taktis agar kebutuhan energi warga di daerah terdampak bisa segera terpenuhi.

“Saya mengusulkan dibukanya Posko BBM di titik bencana, lalu menggunakan kendaraan roda dua atau menyalurkan BBM dalam kemasan 10 liter untuk daerah-daerah terisolir. Ini pernah dilakukan saat kemacetan maut di Brebes tahun lalu. Jadi bukan hal baru,” jelas Makky.

Pages: 1 2

Tags:

BencanaBNPB RIBPBD SumbarEkonomiSumatra Barat
Author

Follow Me
Other Articles
Previous

Cerint Irraloza Tasya Desak Penegakan Hukum: ‘Sudahi Keserakahan yang Bikin Sumbar Berduka’”

Next

“Bencana Ekologis Sumatra Bukan Takdir”, JATAM Ungkap Konsesi Raksasa di Balik Tangis Tiga Provinsi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

haisumbar.id

Copyright 2026 — Hai Sumbar. All rights reserved.