Skip to content
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Hai Sumbar

Suara Dari Ranah

Hai Sumbar

Suara Dari Ranah

  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Nasional
  • Metropolis
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kriminal
  • Nasional
  • Metropolis
Close

Search

EkonomiMetropolisNasional

Terendah Kedua di Pulau Sumatera, Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Menyedihkan

By
November 16, 2025 3 Min Read
0

PADANG, haisumbar.com/—Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada triwulan III tahun 2025 tumbuh sebesar 3,36 persen year-on-year (y-on-y). Ironisnya, pertumbuhan ini menjadi yang terendah kedua di Pulau Sumatera.

Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto menuturkan, perekonomian Sumbar triwulan III tahun 2025 dihitung berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai 88,31 triliun rupiah dan atas harga konstan 2010 mencapai 51,65 triliun rupiah.

“Ekonomi Sumbar triwulan III/2025 terhadap triwulan II/2025 secara quarter-to-quarter (q-to-q) mengalami kontraksi sebesar 0,10 persen,” kata Sugeng dalam keterangan resmi, Jumat (7/11/2025).

Lapangan usaha yang mengalami kontraksi paling dalam adalah lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 21,04 persen, diikuti lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 5,64 persen. 

Lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang memiliki peran dominan juga terkontraksi sebesar 0,11 persen. Adapun pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha industri pengolahan sebesar 8,81 persen, serta lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,82 persen.

Sugeng mengatakan, struktur PDRB Sumbar menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku triwulan III/2025 secara kontribusi tidak menunjukkan banyak perubahan.

Perekonomian Sumbar didominasi oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 21,79 persen, diikuti oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 17,10 persen, lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 10,62 persen, lapangan usaha konstruksi sebesar 9,65 persen, dan lapangan usaha industri pengolahan sebesar 9,04 persen. 

“Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sumbar sendiri mencapai 68,20 persen,” katanya.

Ia melanjutkan, ekonomi Sumbar pada triwulan III/2025 tumbuh sebesar 3,36 persen (y-on-y) dibanding triwulan III-2024. Lapangan usaha jasa lainnya serta lapangan usaha industri pengolahan, secara berurutan mengalami pertumbuhan yang paling tinggi yaitu sebesar 10,10 persen dan 9,06 persen, diikuti lapangan usaha jasa pendidikan sebesar 7,69 persen, serta lapangan usaha jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 6,93 persen. 

Sementara itu, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang memiliki peran dominan tumbuh sebesar 2,83 persen. Adapun, lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh sebesar 4,81 persen, sementara lapangan usaha transportasi dan pergudangan terkontraksi sebesar 0,95 persen, dan lapangan usaha konstruksi juga mengalami kontraksi sebesar 1,02 persen.

Pages: 1 2

Tags:

BPS SumbarEkonomiPertumbuhan EkonomiSumatra Barat
Author

Follow Me
Other Articles
Previous

Permintaan Global Membaik, Gambir Sumbar Kembali Diekspor Menuju India

Next

Inflasi Sumbar Naik Jadi 4,52 Persen, BPS: Dipicu Kenaikan Harga Makanan dan Transportasi

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

haisumbar.id

Copyright 2026 — Hai Sumbar. All rights reserved.