Ia juga melaporkan bahwa BMKG bersama sejumlah lembaga teknis masih melanjutkan operasi modifikasi cuaca (OMC).
Langkah ini dilakukan untuk mengalihkan dan mengelola intensitas hujan, terutama guna mendukung percepatan perbaikan ruas vital Padang–Bukittinggi di kawasan Silaiang, Lembah Anai, Mega Mendung hingga gerbang kembar Padang Panjang.
Menurut Desindra, stabilitas cuaca di kawasan jalur utama tersebut menjadi faktor krusial. Tanpa intervensi modifikasi cuaca, proses penanganan kerusakan jalan dikhawatirkan akan terhambat dan memperpanjang masa isolasi sejumlah daerah.
Situasi cuaca yang berubah cepat, rekahan longsor yang semakin melebar, serta sisa kerusakan ekologis yang belum pulih membuat Sumbar masih berada dalam fase rawan.
Pemerintah mengimbau masyarakat, terutama di daerah hulu sungai dan lereng curam, untuk memperhatikan tanda-tanda bahaya dan segera mengungsi bila diperlukan. (*).