Mayat Diduga Korban Bencana Ditemukan di Perairan Pulau Anak Air, SAR Polairud Polda Sumbar Lakukan Evakuasi Cepat
Dirpolairud mengungkapkan bahwa temuan jenazah ini sangat mungkin berkaitan dengan bencana hidrometeorologis yang melanda Kota Padang sejak beberapa hari terakhir. Sejumlah kawasan pesisir dan sungai dilaporkan mengalami luapan air, gelombang tinggi, serta potensi hanyutnya warga.
“Melihat lokasi penemuan dan kondisi cuaca beberapa hari terakhir, besar kemungkinan korban terkait peristiwa banjir dan gelombang tinggi yang terjadi. Namun, kepastiannya menunggu hasil otopsi dan identifikasi,” ujar Marsdianto.
Ditpolairud Polda Sumbar memastikan akan terus meningkatkan patroli di seluruh perairan sekitar pesisir Padang, terutama setelah munculnya laporan warga hilang di beberapa titik banjir bandang dan galodo.
“Kami fokus pada upaya pencarian korban yang mungkin terbawa arus ke laut. Patroli dan pemantauan terus diperkuat,” tegas Marsdianto.
Ia juga mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan warga yang tinggal di sepanjang pantai, untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda mencurigakan atau objek yang diduga korban bencana. (*).