Akses Lumpuh, Korban Bertambah, HMI Sijunjung Desak Pemprov Sumbar Usulkan Status Darurat Bencana Nasional.
Ia menekankan bahwa para pemangku kebijakan di tingkat provinsi harus segera duduk bersama untuk menyusun langkah cepat dan konkret. Pemerintah kabupaten/kota hingga tingkat nagari diminta melakukan pendataan ulang warga terdampak secara detail, memastikan jalur distribusi bantuan benar-benar efektif, serta menghindari tumpang tindih penyaluran bantuan yang selama ini sering terjadi saat krisis besar melanda.
“Kami meminta pemerintah memastikan distribusi bantuan merata dan tepat sasaran. Jangan ada warga yang tertinggal tanpa akses bantuan, terutama di daerah terisolasi. Ini bukan hanya soal logistik, tapi soal nyawa,” tegasnya.
HMI Sijunjung juga menyampaikan duka mendalam atas banyaknya korban jiwa dan harta benda yang hilang akibat bencana ini. Mereka mengajak masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi hingga beberapa hari ke depan.
Seruan khusus juga ditujukan kepada para perantau asal Sumatera Barat di seluruh Indonesia. “Mari kita bersatu, bahu-membahu meringankan beban saudara-saudara kita di kampung halaman. Ini saatnya solidaritas perantau diuji dan dibuktikan,” ungkapnya.
Dengan kondisi lapangan yang terus berubah cepat, HMI Sijunjung berharap pemerintah tidak menunda langkah strategis. Usulan penetapan Darurat Bencana Nasional dinilai sebagai jalan terbaik untuk menghadirkan percepatan bantuan, mobilisasi alat berat, dukungan logistik, hingga pengerahan kekuatan nasional secara terintegrasi. (*).