Pemprov Sumbar hingga kini terus meningkatkan koordinasi penanganan darurat. Pemantauan kondisi cuaca, ketinggian air, pergerakan tanah, serta titik rawan bencana dilakukan secara intensif melalui Pusdalops yang siaga 24 jam.
Seluruh perangkat daerah juga diminta bergerak cepat sesuai standar operasional prosedur tanggap darurat.
Di tengah situasi yang masih berkembang, Arry mengajak masyarakat untuk tetap tenang, saling membantu, serta memperkuat kewaspadaan dan doa.
“Kita berharap bencana ini segera berlalu. Semoga Allah SWT menjaga seluruh masyarakat Sumatera Barat dari marabahaya,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim penanganan bencana gabungan bersama relawan masih terus melakukan evakuasi, pencarian korban hilang, serta penyediaan layanan bantuan bagi warga terdampak. Data dan situasi lapangan akan diperbarui pada rilis berikutnya. (*).