Rencana pembentukan pilot farm percontohan di Indonesia turut mendorong Sumbar berada di garis depan pertumbuhan akuakultur berkelanjutan.

Namun, berbagai tantangan struktural masih mengemuka. Infrastruktur pendukung budidaya belum merata, terutama akses terhadap layanan uji kesehatan dan monitoring kualitas air.

Di sejumlah kawasan sentra, persoalan lingkungannya juga belum terselesaikan, seperti penurunan daya dukung perairan, kerusakan ekosistem akibat limbah, serta konflik ruang pemanfaatan danau yang terus berulang.

Sumbar mungkin siap menyandang peran sebagai daerah percontohan, namun status itu menuntut komitmen yang jauh lebih besar. Menjaga industri ikan tetap sehat bukan hanya soal investasi fasilitas, tetapi juga reformasi perilaku budidaya dan tata kelola yang benar-benar berpihak pada keberlanjutan.

Dengan dukungan IORA dan lembaga internasional lainnya, Sumatra Barat kini berada pada momentum penting.

Pilihannya jelas, yaitu tetap bertahan dengan pola lama yang rentan, atau melompat maju menjadi model akuakultur berkelanjutan bagi kawasan Samudra Hindia. Tantangan dan peluang itu kini berada tepat di depan mata. (*).

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *