Sumbar Dorong Akselerasi Transisi Energi. Namun Segudang PR Masih Menanti.
PADANG,haisumbar.com/ — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) kembali menegaskan komitmennya mendukung percepatan transisi energi nasional lewat penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan di Hotel Santika Padang, Kamis (20/11/2025).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan dihadiri secara daring oleh Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Prof. Eniya Listiani Dewi, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Gigih Udi Atmo, Direktur Aneka EBT Andriah Feby Misna, kepala daerah se-Sumbar, jajaran OPD, serta pemangku kepentingan energi lainnya.
Pada forum strategis itu, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada Ditjen EBTKE yang menjadikan Sumbar sebagai lokasi penyelenggaraan forum strategis ini. Menurutnya ini penting untuk merumuskan langkah konkret dalam pengimplementasian kebijakan kedepan.
“FGD ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah dan merumuskan tindak lanjut yang konkret demi memperkuat implementasi kebijakan transisi energi di daerah,” ujar Mahyeldi.
Ia mengatakan agenda energi terbarukan ini sejalan dengan RPJMD Provinsi Sumbar 2025–2029, khususnya misi Lumbung Pangan Nasional dan Ekonomi Berkelanjutan. Sumbar menargetkan porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi primer mencapai 58,29 persen pada tahun 2030.
“Dalam lima tahun ke depan kita membutuhkan tambahan sekitar 27,7 persen dari capaian saat ini yang sudah mencapai 30,59 persen,” ungkapnya.