Pembangunan Pasar Inpres Painan Siap Tancap Gas Desember 2025, Bupati Hendrajoni: “Sudah Terlalu Lama Pedagang Menunggu”
Perwakilan kontraktor pelaksana, PT Bukit Zaitun, Guswendri, menyebut bahwa pekerjaan akan dimulai dari tahap paling mendasar. Yaitu membersihkan area proyek yang telah terbengkalai lebih dari satu tahun.
“Tahap awal kami pembersihan lokasi. Mohon doa agar semua lancar dan sesuai target,” katanya.
Kepastian ini disambut lega oleh para pedagang. Yanti (42), pedagang sayur yang sejak 2022 bertahan di pasar darurat, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
“Terima kasih Pak Bupati. Sudah hampir tiga tahun kami bertahan di pasar sementara. Semoga pasar baru nanti bisa membuat pembeli kembali ramai,” tuturnya.
Menurutnya, fasilitas minim di lokasi darurat membuat aktivitas jual beli menurun drastis, sehingga keberadaan pasar permanen sangat dinantikan untuk memulihkan pendapatan pedagang.
Dengan dimulainya kembali pembangunan Pasar Inpres Painan, pemerintah berharap roda ekonomi Painan kembali bergairah. Pasar tersebut ditargetkan bukan hanya menjadi pusat perdagangan tradisional, tetapi juga ruang ekonomi yang lebih layak, aman, dan representatif bagi masyarakat. (*).