Polri Turunkan 205 Personel dan 10 Anjing Pelacak Cari 20 Warga Hilang di Longsor Cilacap
Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih mencari 20 warga yang belum ditemukan. Enam di antaranya berasal dari Dusun Tarukahan, sementara 14 lainnya dari Dusun Cibuyut. Sejauh ini, tiga korban telah ditemukan meninggal dunia.
Peristiwa longsor itu terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.30 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Majenang. Sedikitnya 16 rumah warga di dua dusun tersebut tertimbun material longsor, menyisakan duka dan perjuangan berat dalam upaya pencarian.
Di lokasi, suara mesin alat manual bercampur dengan gonggongan anjing pelacak yang terus bekerja mengidentifikasi titik-titik yang dicurigai. Tim SAR gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, serta relawan setempat bekerja tanpa henti demi menemukan seluruh korban.
Petugas mengingatkan, potensi longsor susulan masih ada karena kondisi tanah yang labil. Cuaca yang berubah-ubah membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati. Pencarian sendiri dipusatkan di titik terdalam dengan pengawasan ketat tim teknis.
Operasi pencarian direncanakan akan dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan. Pemerintah daerah juga telah membuka posko bantuan untuk menampung warga terdampak dan menyalurkan kebutuhan darurat. (*).