Gubernur Mahyeldi Pamer Terobosan Fiskal Sumbar di Konferensi Wakaf Internasional 2025
Karena itu, Mahyeldi menyambut Konferensi Wakaf Internasional sebagai momentum strategis bagi Sumbar untuk memperkuat ekosistem wakaf modern. Ia menilai, sinergi antara ranah dan rantau harus menjadi energi baru dalam membangun Sumbar masa depan.
“Dari Sumbar, kami ingin menyerukan: Wakaf untuk dunia menuju ekonomi berkelanjutan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada berbagai lembaga yang ikut menopang penyelenggaraan kegiatan dan ekosistem wakaf di Indonesia.
“Terima kasih kepada Badan Wakaf Indonesia, Kementerian Agama, Bank BSI, Pondok Pesantren Gontor, BPKH, Bank Nagari, Supreme Energy, Medco Energi, PT Paragon, dan semua pihak yang telah berkontribusi,” ucapnya.
Mahyeldi berharap konferensi ini melahirkan gagasan, model, dan solusi baru bagi penguatan fiskal daerah berbasis wakaf dan instrumen keuangan syariah lainnya.
“Semoga wakaf menjadi spirit moral bagi umat dan bangsa, menjawab harapan daerah-daerah di Indonesia untuk melahirkan inovasi, memperkuat fiskal, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*).