Gelar Tsunami Drill, Polda Sumbar Uji Kesiapan Hadapi Skenario Terburuk Megathrust Mentawai
Kapolda penggagas Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) ini juga mengingatkan pentingnya membangun budaya sadar bencana di masyarakat pesisir. “Kita tidak bisa menebak kapan gempa besar itu datang, tapi kita bisa menyiapkan diri. Setiap warga harus tahu jalur evakuasi, titik kumpul aman, dan bagaimana membantu sesama di saat darurat,”tambahnya.
Dengan latihan rutin seperti Tsunami Drill dan Apel Gelar Kesiapan Bencana 2025 ini, Polda Sumbar berharap seluruh elemen pemerintah dan masyarakat semakin terlatih, solid, dan tangguh menghadapi potensi gempa dan tsunami dari zona Megathrust Mentawai yang disebut para ahli sebagai salah satu yang paling aktif di dunia. (*).