Ditargetkan Mulai Dibangun Tahun Depan, Penyusunan Basic Design Tol Sicincin-Bukittinggi Dikebut
Menanggapi kabar yang beredar soal kemungkinan perubahan trase atau rute tol dari Sicincin menuju Tanah Datar, Rinaldi menegaskan bahwa jalur yang direncanakan tetap mengarah ke Kota Bukittinggi seperti rencana awal.
“Setahu kami, ruas tol ini tetap berada di rute semula, yaitu melewati Bukittinggi. Belum ada rencana perubahan jalur ke Tanah Datar,” tegasnya.
Ia menambahkan, seiring proses penyusunan desain dasar oleh PT Hutama Karya dan asistensi di tingkat kementerian, Pemprov Sumbar terus mengingatkan agar rute jalan tol disusun dengan mempertimbangkan nilai sosial dan budaya masyarakat setempat.
“Kita berharap rute yang disiapkan benar-benar menghindari sawah produktif, situs budaya, kuburan, maupun masjid yang dianggap sakral. Kita ingin pembangunan ini minim gesekan sosial,” ungkap Rinaldi.
Meski belum bisa memastikan tenggat waktu penyelesaian desain dasar tersebut, Pemprov Sumbar berharap proses asistensi di Kementerian PUPR bisa segera tuntas agar pembangunan fisik dapat segera dilaksanakan.
“Kami di daerah masih wait and see Namun tentu kita berharap proses asistensi di Kementerian PU bisa cepat selesai, supaya pekerjaan fisik bisa segera dimulai,” katanya.
Jika semua tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi akan menjadi kelanjutan penting dari konektivitas trans-Sumatra yang menghubungkan pesisir barat Sumatra dengan kawasan ekonomi di bagian tengah.
Keberadaan tol ini diharapkan menjadi akselerator baru pertumbuhan ekonomi Sumbar sekaligus memperkuat posisi Bukittinggi sebagai simpul strategis transportasi dan pariwisata di wilayah utara Ranah Minang. (*).