Pemprov Sumbar Buka Keran BTT Rp4,4 Miliar Bagi 13 Kabupaten/Kota Terdampak Bencana Ekologis
PADANG, haisumbar.com/ — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi mengalokasikan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) tahap pertama senilai Rp4,4 miliar untuk percepatan penanganan bencana di 13 kabupaten dan kota.
Bantuan ini dialirkan setelah 13 daerah menetapkan status tanggap darurat pascabencana galodo, banjir bandang, dan longsor yang melanda Sumbar dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala BPKAD Sumbar, Rosail Akhyari Pardomuan mengatakan bahwa proses pencairan sudah mulai berjalan sejak 5 Desember 2025. Namun hingga kini masih terdapat sejumlah daerah yang belum menerima sepenuhnya karena terkendala masalah teknis pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Kendala itu membuat dokumen pencairan beberapa pemerintah daerah belum sepenuhnya dapat diproses.
“Prosesnya sudah kami mulai sejak tanggal 5 Desember. Namun memang belum semuanya bisa cair karena ada gangguan pada SIPD. Begitu persoalan teknis itu selesai, dana langsung kami transfer ke pemerintah kabupaten dan kota,” ujar Rosail kepada Haluan Senin (8/12/2025).
Total dana Rp4,4 miliar tersebut dibagi dengan besaran yang berbeda untuk setiap daerah. Kabupaten Agam menjadi penerima terbesar dengan alokasi Rp750 juta, disusul Kota Padang dan Kabupaten Solok yang masing-masing memperoleh Rp600 juta.