PADANG, haisumbar.com/ — Proses identifikasi korban bencana galodo dan banjir bandang di Sumatera Barat masih terus dilakukan  Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. 

Hingga Senin (8/12/2025) siang, tim masih bekerja intensif di RS Bhayangkara Kota Padang untuk memastikan identitas puluhan korban yang belum dikenali.

Proses identifikasi, ditinjau langsung Kabid DVI Pusdokkes Mabes Polri, AKBP dr. Wahyu Hidayati , Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faisal serta Karumkit RS Bhayangkara Kompol dr. Harry Andromeda

Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faisal mengatakan bahwa proses pengumpulan data antemortem dan sampel DNA keluarga terus dikebut untuk mempercepat identifikasi.

“Hingga siang ini, jumlah korban meninggal yang terdata di Sumatera Barat mencapai 234 orang, dengan 204 korban sudah berhasil diidentifikasi,” ujarnya saat memberikan update keterangan pers di RS Bhayangkara Senin (8/12/2025)

Ia menjelaskan, hingga kini sebanyak 30 jenazah lainnya masih belum diketahui identitasnya. Dari jumlah tersebut, 24 jenazah berada di RS Bhayangkara Padang sedangkan enam lainnya berada di RSUD Agam 

“Yang 30 ini terdiri dari laki-laki, perempuan, dan beberapa potongan tubuh. Seluruh sampel jenazah sudah kami ambil,” ujar dr. Faisal.

Sementara itu, AKBP dr. Wahyu mengungkapkan bahwa proses identifikasi tidak hanya bergantung pada hasil DNA, namun juga dilakukan melalui berbagai metode pembanding lainnya.

 “Kami berjuang mengumpulkan data antemortem dari keluarga, termasuk ciri-ciri medis, gigi, tato, hingga tanda khusus pada tubuh,” katanya.

Ia menyebutkan, pengiriman sampel DNA sudah dilakukan tiga kali  dan pengiriman terakhir pada Senin pagi meliputi lima sampel dari jenazah dan 11 sampel dari keluarga.

 “Kami menunggu hasilnya sambil terus mengerjakan metode identifikasi lain. Misalnya kemarin kami menemukan jenazah dengan keloid, bekas luka di telapak kaki, itu sangat membantu,” ucapny..

Selain ciri medis, tim juga mencocokkan berbagai barang yang ditemukan pada jenazah. “Kami sebarkan informasi tentang anting, gelang, kalung, pakaian, semua yang kami temukan, ke keluarga. Mudah-mudahan ada kecocokan,” tambahnya.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *