Program ini juga menghadirkan berbagai bentuk apresiasi non-tunai, mulai dari paket data, voucher listrik, voucher kebutuhan pokok, hingga peluang tambahan order bagi mitra berprestasi. Di tengah pendapatan harian yang kerap fluktuatif, insentif tersebut menjadi penopang penting bagi keberlangsungan hidup para pengemudi.
Andrew, salah seorang mitra driver yang hadir, mengaku perlindungan ini memberi rasa aman tersendiri.
“Di jalan kita nggak pernah tahu apa yang bakal terjadi. Kalau sudah ada BPJS yang ditanggung, kerja jadi lebih tenang. Fokus cari nafkah,” ujarnya.
Mulawarman menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperluas literasi dan kepesertaan jaminan sosial di kalangan pekerja informal di Sumatera Barat. Menurutnya, semakin banyak pekerja terlindungi, semakin kuat pula fondasi kesejahteraan sosial.
“Perlindungan sosial itu investasi jangka panjang. Bukan hanya untuk pekerja, tapi untuk masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya.
Di tengah hiruk-pikuk jalanan dan ketidakpastian kerja, kepastian perlindungan menjadi sandaran. Dan bagi mitra driver, rasa aman kini berjalan seiring dengan setiap kilometer yang mereka tempuh. (*)



